Lewati ke konten utama

Pengusaha Galian C Ilegal Membandel, Satpol PP Ancam Sita Truk dan Alat Berat Milik Penyedia Jasa

Redaksi FPPenulis
04.01 WIT2 menit baca9 dibaca
Paulus Dumais
Paulus DumaisFoto / MIMIKA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika mengancam akan menyita truk yang tetap mengambil material di lokasi Galian C ilegal.

Selain itu, alat berat milik penyedia jasa yang didapati tetap beroperasi dalam penggalian di lokasi yang dilarang juga terancam disita.

Hal itu ditegaskan Kepala Satpol PP Kabupaten Mimika, Paulus Dumais saat ditemui wartawan di Graha Eme Neme Yauware, Senin (14/3).

Ia mengatakan penindakan tersebut dilakukan lantaran para sopir truk dan pemilik alat berat sebenarnya sudah mengetahui bahwa lokasi Galian C tempat mereka mengambil bahan material itu Ilegal.

"Sasaran penindakan kita fokuskan kepada truk yang mengambil material di lokasi Galian C ilegal. Pada umumnya mereka tahu dan sadar bahwa lokasi Galian C itu ilegal, namun mereka tetap mengambil di lokasi tersebut untuk mendapatkan keuntungan lebih," ujarnya.

Dumain menegaskan, ada tiga lokasi Galian C ilegal yang selama ini sudah mendapat teguran namun masih terus beroperasi.

Tiga lokasi yang dimaksud berada di Depan Dinas Lingkungan Hidup, Jembatan Selamat Datang SP 2, dan di sekitar Kantor Bappeda Mimika.

Dumais mengungkapkan, pihaknya selama ini sudah berusaha berkomunikasi dengan pemilik lokadi Galian C ilegal namun tidak mendapat tanggapan karena merasa sebagai pemilik lahan bebas melakukan penggalian.

"Untuk menghindari benturan, kita lebih cenderung menindak bahkan menyita truk dan alat berat yang digunakan dalam operasional di lokasi galian C ilegal," ujarnya.

Saat ditanya alasan menindak truk dan alat berat, Dumais menegaskan dalam operasional Galian C ada tiga matarantai yang saling mendukung, yakni alat berat, truk dan lahan.

"Sehingga dengan memutus salah satu, diharapkan akan berdampak terhadap lokasi galian C yang dimaksud. Kita akan sita truk yang masih beroperasi, karena pemilik truk ini juga termasuk yang mendukung adanya Galian C," tutupnya. (feb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.