Timika, fajarpapua.com - Ujicoba penerapan satu arah Jalan Budi Utomo Mimika pada Kamis (1/7) benar-benar melahirkan kemacetan yang luar biasa di Jalan Yos Sudarso.
Selain sempit, Jalan Yos Sudarso yang menjadi pusat konsentrasi semua kendaraan dalam Kota Timika tidak memiliki jalur alternatif seperti Jalan Budi Utomo.
Buntut dari keadaan itu, Anggota DPRD Mimika, Saleh Alhamid meminta Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Mimika Jania Basir menghentikan kebijakan yang dinilainya konyol.
"Hari pertama saja macetnya luar biasa. Tadi pengandara sudah pada marah-marah, awas ini bisa berpotensi terjadi kericuhan," ungkap Saleh saat menghubungi fajarpapua.com, Kamis malam.
Ia mengemukakan, pada Kamis sore antrian sangat panjang terjadi di lampu merah Timika Mall. Sesuai pengamatan, kendaraan mengantri hingga ratusan meter dari lampu merah tembus Hotel Intsia.
"Bayangkan tiga kali lampu merah belum bisa lewat, tunggu yang keempat baru bisa," ujarnya.
Menurut dia kebijakan tersebut tidak bisa ditolerir sebab Jalan Yos Sudarso tidak memiliki jalur alternatif. Hal itu berbeda dengan Jalan Budi Utomo yang jika macet bisa melalui jalan lorong seperti Patimura, Kartini, Busiri dan Samratulangi.
"Kalau Jalan Budi Utomo masih dua arah tidak pernah macet itu karena kendaraan dari Diana yang mau ke SP 1 bisa lewat jalur alternatif kalau macet seperti belok ke Busiri atau Patimura baru lewat Jalan Yos Sudarso. Tapi sebaliknya Jalan Yos Sudarso tidak punya jalur alternatif. Kalau terjadi macet otomatis kendaraan terjebak. Saya nilai ini konyol, tidak ada perhitungan yang matang," pungkasnya.
Karenanya Saleh meminta Kadishub mengevaluasi kembali rencana simulasi satu arah itu.
"Tidak bisa, selagi Yos Sudarso tidak punya jalur alternatif kendaraan akan tetap macet," paparnya.
Selain itu Saleh menilai kemacetan itu juga timbul akibat jalan lorong yang tidak bisa dilalui mobil. Nyaris, selama pemerintahan Bupati Eltinus Omaleng perbaikan jalan hanya fokus di Jalan Cenderawasih dan Jalan di Mile 32.
"Tapi lorong-lorong dalam kota rusak parah, kendaraan tidak mungkin bisa lewat alternatif lorong karena kondisinya yang sempit dan rusak parah," paparnya.
Lanjut Saleh, yang terjadi saat ini bukan rekayasa arus lalu lintas tapi memindahkan kendaraan dari Jalan Budi Utomo ke Jalan Yos Sudarso.
"Bisa lihat sendiri akibatnya, Jalan Budi Utomo yang lebar itu jadi lengang, kendaraan semua menumpuk di Jalan Yos Sudarso, apa sih yang mereka mau kejar?" tandasnya.
Yang tidak kalah menarik, jalur Jalan Yos Sudarso yang macet total hanya dari arah Timika menuju SP 1, sedangkan dari arah SP 1 menuju Timika tampak lengang.(red)

