Merauke, fajarpapua.com – Memasuki hari ketiga pencarian nelayan hilang di Perairan Arafura, Kamis (6/5), usaha Tim SAR Merauke belum membuahkan hasil. Korban atas nama Muhammad Ainul Rofi belum ditemukan. Rofi diduga terjatuh dari atas KMN Sekian Jaya yang melaut di Perairan Arafura saat menjaring ikan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan, S.E melalui Humasnya, Darmawan menyebut sejak dilaporkan hilang tanggal 4 Mei 2021, Tim SAR dengan dukung peralatan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian dan area pencarian pun diperluas. Pencarian yang melibatkan sedikitnya 6 armada laut termasuk alut dari kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke dilakukan dalam area seluas 294, 94 NM2 (knotical mile persegi).
“Hingga sore ini pukul 18.00 WIT, kami belum berhasil menemukan korban. Operasi pencarian masih akan terus dilanjutkan selama 4 (empat) hari kedepan sesuai dengan SOP selama 7 (tujuh)hari,” ungkap Darmawan dalam rilis yang diterima fajarpapua.com, Kamis (6/5).
Berdasarkan laporan dari personil di lapangan, kata Darmawan, cuaca di Perairan Arafura cukup bersahabat dengan ketinggian gelombang permukaan berkisar antara 1,5 - 2,5 m dan angin bertiup dengan kecepatan mencapai 30 knots. “Tidak ada kendala berarti di lapangan yang ditemui tim SAR gabungan selama pencarian,” akunya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya Mochammad Ainul Rofi yang dinyatakan hilang di sejak, Senin (3/4). Hilangnya pria berusia 29 tahun itu, lantaran terjatuh dari sebuah kapal penjaring ikan KMN Sekian Jaya yang sedang melaut di perairan itu. Hal itu berdasarkan laporan pemilik kapal, Sudirman yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke sekitar pukul 12.25 WIT, Selasa (4/5).
Dalam laporannya, Sudirman selaku pemilik kapal menuturkan, Senin malam tanggal 3 Mei 2021 tepatnya pukul 19.38 WIT, saat kapalnya sedang menurunkan jaring penangkap ikan, salah satu anak buah kapalnya terjatuh ke laut. Awalnya rekan-rekan korban menduga Rofi ikut terseret jaring yang diturunkan ke laut. Namun setelah dilakukan pemeriksaan pada jaringnya, korban tidak ditemukan.
Lokasi kejadian berdasarkan laporan berada di koordinat 08⁰39’46.50’’ S-140⁰05’33.34’’ E atau sejarak sekitar 36 km ke arah barat daya dari dermaga Perikanan Merauke. (hrs)

