Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Soal BLK, Dirjen Minta Dibangun, Bupati Mimika Setuju, Dewan: Gunakan Saja Gedung yang Selama ini Terlantar

DPRD Mimika
DPRD MimikaFoto / MIMIKA
fajar Papua3 menit baca5 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Pemda Mimika sebenarnya telah memiliki Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang terletak di Jalan C Heatubun, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru.

Namun hingga kini keberadaan gedung tersebut seperti "ditelantarkan" dan tidak dimanfaatkan alias terbengkalai. Padahal fasilitas yang ada cukup wah karena beberapa bangunan dibangun berlantai dua.

Dari catatan fajarpapua.com, lokasi tersebut tidak dimanfaatkan karena ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah yang belum menerima ganti rugi.

Padahal sebelum dibangun fasilitas BLK, lokasi yang merupakan hibah dari PT Freeport Indonesia kepada Pemda Mimika semasa periode lertama Klemen Tinal sebagai Bupati Mimika tersebut juga sempat digunakan oleh Pos Pemadam Kebakaran Timika.

Namun anehnya, dibanding menyelesaikan permasalahan lokasi gedung BLK tersebut, Pemda Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi memilih merencanakan membangun gedung BLK baru untuk melatih dan mengasah kemampuan dan keahlian anak- anak Mimika.

Rencana ini merupakan permintaan Dirjen HI dan Jamsostek, Kementrian Tenaga Kerja RI, Sri Retno Isnaningsi saat membuka Pelatihan Undang-undang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial di Horison Diana Hotel pekan lalu.

Bahkan ia meminta Pemda Mimika dan Dinas Tenaga Kerja dapat berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja agar bisa menyiapkan secara bersama fasilitas yang berhubungan dengan pembangunan BLK ini.

Karena menurutnya, melalui BLK pemerintah bisa menyiapkan kompetensi anak Mimika menghadapi pasar kerja.

"Kementerian pasti membantu yang penting Pemda Mimika berkoordinasi yang berkaitan dengan pembangunannya dan fasilitas peralatannya," kata Retno.

Menanggapi hal ini Bupati Mimika, Eltinus Omaleng SE, MH mengatakan pihaknya siap membangun BLK untuk melatih anak Mimika supaya mereka siap masuk pasar kerja.

"Kalau tadi dibilang BLK sudah ada, tapi itu sudah tidak digunakan. Kita akan bangun baru, nanti fasilitasnya kita akan konsultasi dengan kementerian. Mereka lebih berpengalaman dan kita bisa belajar dari mereka," kata Bupati Omaleng.

Setelah ada BLK, anak Mimika dan OAP diyakini Bupati Omaleng, bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar.

Kesanggupan Pemda Mimika membangun Gedung BLK ini mendapat dukungan dari DPRD Mimika. Namun sebaiknya, pemerintah memanfaatkan gedung yang telah ada yang saat ini bangunannya ditelantarkan.

Hal ini seperti dikatakan Wakil Ketua I DPRD Mimika, Alex Tsenawatme saat ditemui fajarpapua.com di ruang kerjanya, Selasa (9/3).

Menurutnya, kehadiran BLK tidak hanya melatih anak-anak agar trampil dalam bidang tertentu, tapi juga menyiapkan SDM Mimika agar siap memasuki pasar kerja.

Namun Alex menuturkan soal gedung, sebaiknya Pemda Mimika menggunakan fasilitas dan bangunan gedung BLK yang ada di Jalan C Heatubun yang sudah lama terbengkalai.

"Gedung kan sudah jadi, bisa pakai itu saja daripada terbengkalai dan Pemda Mimika tinggal menyelesaikan masalah tanahnya saja. Dari pada bangun baru butuh anggaran besar lagi, lebih baik manfaatkan yang sudah ada," tegasnya.

Dengan demikian anggaran yang ada lanjutnya, bisa dimanfaatkan pemerintah untuk melengkapi fasilitas dan peralatannya seperti mesin- mesin serta alat teknis lainnya.

Alex juga meminta pemerintah berkoordinasi dengan Kemenaker soal kurikulum pelatihan, tenaga pengajar dan peralatannya. "Pemkab juga bisa bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia, mereka bisa bantu apa saja. satu tujuan Timika siapkan anak-anak Papua yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan," terang Alex. (tim)