Timika, fajarpapua.com – Sebanyak 26 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, selama Januari hingga Agustus 2026. Dalam kurun waktu delapan bulan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mimika mencatat 239 kasus kecelakaan dengan total 338 korban meninggal dunia maupun mengalami luka-luka.
Berdasarkan data Satlantas Polres Mimika, selain 26 korban meninggal dunia, tercatat 227 orang mengalami luka berat dan 85 orang lainnya mengalami luka ringan.
Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Rudolf Kakangga, S.H., mengatakan angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian, terlebih jumlah kejadian menunjukkan peningkatan pada Juli dan Agustus 2026.
“Dari data yang kami himpun selama Januari hingga Agustus 2026, tercatat 239 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari kejadian tersebut, 26 orang meninggal dunia, 227 orang mengalami luka berat, dan 85 orang luka ringan,” ungkap Rudolf.
Berdasarkan jumlah kejadian setiap bulan, pada Januari tercatat 23 kasus kecelakaan dengan satu korban meninggal dunia, 25 orang luka berat, dan sembilan orang luka ringan.
Pada Februari, jumlah kecelakaan meningkat menjadi 28 kasus. Sebanyak lima orang meninggal dunia, 25 orang mengalami luka berat, dan empat orang luka ringan.
Sementara pada Maret, tercatat 27 kasus kecelakaan dengan lima korban meninggal dunia, 24 orang luka berat, dan delapan orang luka ringan. Jumlah kejadian yang sama kembali tercatat pada April, dengan tiga korban meninggal dunia, 34 orang luka berat, serta 12 orang luka ringan.
Memasuki Mei, kecelakaan meningkat menjadi 30 kasus. Dalam periode tersebut, empat orang meninggal dunia, 24 orang mengalami luka berat, dan sembilan orang mengalami luka ringan.
Pada Juni, Satlantas mencatat 28 kasus kecelakaan dengan satu korban meninggal dunia, 28 orang luka berat, dan delapan orang luka ringan.
Peningkatan paling menonjol terjadi pada dua bulan berikutnya. Pada Juli, jumlah kecelakaan mencapai 37 kasus dengan empat korban meninggal dunia, 33 orang luka berat, dan 14 orang luka ringan.
Angka tersebut kembali naik pada Agustus dengan 39 kasus kecelakaan. Dalam kejadian selama bulan tersebut, tiga orang meninggal dunia, 34 orang mengalami luka berat, dan 21 orang luka ringan.
Rudolf menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan kepolisian, faktor manusia menjadi penyebab paling dominan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Mimika.
“Faktor manusia masih mendominasi penyebab kecelakaan lalu lintas. Karena itu, kami mengingatkan seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, menjaga konsentrasi, dan tidak mengabaikan keselamatan saat berada di jalan,” ujarnya.
Dari keseluruhan kasus yang tercatat, sebanyak 215 kejadian berkaitan dengan faktor manusia, 18 kasus dipengaruhi alkohol, empat kasus berkaitan dengan kondisi kendaraan, dan empat kasus lainnya dipengaruhi faktor jalan.
Menurut Rudolf, kelalaian saat berkendara dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, setiap pengendara perlu memahami bahwa keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada kemampuan mengemudi, tetapi juga pada kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan sikap bertanggung jawab terhadap pengguna jalan lainnya.
Selain perilaku pengendara, kondisi kendaraan dan situasi jalan juga perlu menjadi perhatian. Pengendara diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta meningkatkan kewaspadaan ketika menghadapi cuaca hujan maupun kondisi jalan yang berpotensi membahayakan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, tidak berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, data kecelakaan untuk September 2026 belum diperbarui karena petugas masih melakukan penanganan sejumlah kejadian di lapangan. Pembaruan data akan dilakukan setelah proses pendataan selesai.
Satlantas Polres Mimika berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara dapat menekan angka kecelakaan, sekaligus mengurangi jumlah korban meninggal dunia maupun korban luka di wilayah Kabupaten Mimika.
Dengan tercatatnya 239 kecelakaan dalam delapan bulan pertama 2026, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kewaspadaan setiap pengguna jalan menjadi hal penting untuk mencegah bertambahnya korban kecelakaan di Mimika. (ron)








