Timika, fajarpapua.com – Lembaga Masyarakat Hukum Adat Suku Amungme menyambut positif perhatian Pemerintah Kabupaten Mimika terhadap keberadaan lembaga adat pada momentum HUT ke-30 Kabupaten Mimika. Pengakuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran masyarakat hukum adat dalam pembangunan daerah.
Ketua Lembaga Masyarakat Hukum Adat Suku Amungme, Sem Bakaleng, mengatakan perhatian yang diberikan Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong menjadi kebanggaan tersendiri bagi lembaga yang dipimpinnya.
Dalam wawancara bersama wartawan fajarpapua.com, Senin (12/10/2026), Sem mengungkapkan rasa syukur karena setelah melalui perjalanan panjang mempertahankan eksistensi organisasi, keberadaan lembaga tersebut kini mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Kami tidak menyangka perhatian terhadap lembaga masyarakat hukum adat seperti ini diberikan. Bagi kami, ini merupakan kebanggaan dan penghargaan yang berarti,” kata Sem.
Menurutnya, masyarakat hukum adat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Mimika, terutama dalam menjaga identitas budaya, aturan adat, wilayah, serta sumber daya alam yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Ia menegaskan, keberadaan lembaga adat perlu dipahami dan dihormati oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan berbagai kelompok masyarakat yang hidup di Kabupaten Mimika.
Sem berharap pengakuan terhadap lembaga yang dipimpinnya tidak berhenti pada pencantuman nama atau pemberian penghargaan semata. Lebih dari itu, pengakuan tersebut diharapkan menjadi landasan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara lembaga adat dan pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi tersebut penting agar aspirasi masyarakat adat dapat disampaikan melalui mekanisme yang baik serta kepentingan masyarakat hukum adat tetap diperhatikan dalam setiap proses pembangunan.
Sem juga mengapresiasi masyarakat Mimika yang berasal dari berbagai suku di Nusantara. Ia berharap keberagaman tersebut terus menjadi kekuatan untuk membangun daerah dengan tetap menghormati hak, identitas, dan nilai-nilai adat masyarakat setempat.
Menutup pernyataannya, Sem kembali menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika atas perhatian yang diberikan kepada lembaga adat.
Ia berharap hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga masyarakat hukum adat semakin kuat sehingga masyarakat adat dapat berperan lebih aktif dalam menjaga kelestarian budaya, melindungi wilayah adat, serta memelihara keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Mimika.










