Jayapura, fajarpapua.com – Niat membantu warga mengambil tas yang hanyut di parit, seorang pria di Entrop, Kota Jayapura, justru ikut hanyut terbawa arus Kali Sumber Air 2, tepatnya di samping Kantor Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (9/10/2026). Korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban diketahui bernama Muhammad Saleh Rumwokas (27), seorang karyawan hotel yang berdomisili di kawasan Entrop. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIT saat hujan deras mengguyur Kota Jayapura, sehingga arus kali meningkat dan kondisi di sekitar lokasi menjadi licin.
Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, kejadian bermula ketika korban melintas di lokasi dan melihat seorang warga meminta bantuan karena tas miliknya terjatuh dan hanyut di dalam parit.
“Berniat membantu, korban turun ke parit untuk mengambil tas tersebut. Namun, karena kondisi licin, korban terpeleset dan jatuh ke dalam kali,” ujar Zakaruddin, Sabtu (10/10/2026).
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pipa di pinggir kali. Namun, derasnya arus membuat korban tidak mampu bertahan hingga akhirnya hanyut terbawa arus.
Seorang saksi yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi layanan Call Center Polsek Jayapura Selatan untuk meminta bantuan.
Menerima laporan tersebut, personel piket SPKT dan piket fungsi Polsek Jayapura Selatan yang dipimpin Pawas Aiptu Singgih Kintoko langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura.
Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar aliran Kali Entrop untuk mencari keberadaan korban.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan oleh seorang warga di kali belakang Kompleks As-Salam, Entrop. Korban kemudian dievakuasi bersama petugas Damkar Kota Jayapura ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Soedibjo Sardadi untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban ditemukan dalam kondisi sadar, tetapi mengalami luka robek pada bagian bibir bawah.
Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin mengapresiasi warga yang membantu menemukan korban serta petugas Damkar dan personel kepolisian yang bergerak cepat setelah menerima laporan.
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat hujan deras dan arus kali meningkat.
“Niat membantu sesama merupakan hal yang baik, tetapi masyarakat juga harus memperhatikan kondisi lingkungan dan tidak memaksakan diri apabila situasi berbahaya,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar aliran kali dan kawasan rawan banjir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
Warga diminta tidak turun ke kali atau parit ketika arus sedang deras serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat.(hsb)















