Timika, fajarpapua.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika terus memperkuat layanan penanggulangan kebakaran dengan membangun dua pos pemadam kebakaran (damkar) baru serta menambah armada operasional guna mempercepat respons terhadap kejadian kebakaran dan bencana lainnya di wilayah setempat.
Kepala BPBD Mimika Agustina Rahadet di Timika, Selasa, mengatakan pembangunan dua unit pos damkar tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda.
Lokasi pertama berada di Distrik Mimika Timur tepatnya di samping Pasar Mama-Mama Papua Mapurujaya, dan satu unit lagi dibangun di Distrik Kuala Kencana tepatnya di samping Masjid Kantor Pusat Pemerintah Mimika SP 3, Kelurahan Karang Senang.
"Dengan penambahan dua pos tersebut maka BPBD Mimika telah memiliki empat pos pemadam kebakaran yang siap membantu memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat saat terjadi musibah kebakaran," katanya.
Ia mengatakan saat ini personel damkar Mimika tercatat sebanyak 54 orang, di mana angka tersebut sudah termasuk Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Sub Bidang (Kasubid).
Menurutnya, penambahan pos tersebut harus diikuti dengan penambahan personel dan armada, di mana satu pos wajib memiliki tiga armada siaga. Sementara untuk jumlah personel ideal, minimal memiliki tiga regu dengan kekuatan tujuh orang per regu.
"Mereka akan selalu siaga di pos sehingga ketika terjadi musibah kebakaran bisa langsung merespons sebelum diinformasikan ke pos kota," ujarnya.
Saat ini jumlah mobil pemadam kebakaran BPBD Mimika tercatat sebanyak sembilan unit. Armada tersebut terdiri dari mobil pemadam kapasitas 1.000 liter, 3.000 liter, 5.000 liter, 8.000 liter, hingga 10.000 liter.
Selain armada pemadam, ada juga mobil pengangkut alat pendukung pemadam kebakaran yang disiagakan saat terjadi peristiwa kebakaran, bencana puting beliung, atau pohon tumbang.
"Tahun ini kami juga melakukan pengadaan dua unit lagi mobil pemadam kebakaran, terdiri dari satu unit dengan kapasitas 4.000 liter dan satu unit mobil rescue damkar," ujarnya.(ant)

