Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Satgas Koops TNI Habema Kembali Evakuasi 4 Pendulang Emas Korban Serangan TPNPB-OPM di Yahukimo

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca8 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Satgas Koops TNI Habema kembali melakukan evakuasi terhadap warga sipil pendulang emas yang mengungsi akibat aksi penembakan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Dalam operasi evakuasi yang berlangsung Selasa (26/5), sebanyak empat pendulang emas berhasil dievakuasi menggunakan satu unit perahu long boat dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Keempat warga sipil yang dievakuasi masing-masing bernama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu.

Setelah tiba di Pelabuhan Iwot, mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan oleh petugas terkait.

Kapen Koops TNI Habema, M. Wirya Arthadiguna mengatakan, aparat TNI terus meningkatkan pengamanan dan pemantauan situasi keamanan di wilayah terdampak guna mencegah terjadinya gangguan lanjutan.

“Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali,” ujarnya.

Selain melakukan evakuasi, Satgas Koops TNI Habema juga terus memperkuat patroli keamanan di sekitar Tanah Merah dan wilayah perbatasan Pegunungan Bintang yang dinilai rawan gangguan kelompok bersenjata.

Koops TNI Habema turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah.

Aktivitas tambang tanpa izin dinilai berpotensi memicu konflik sosial, gangguan keamanan, hingga membahayakan keselamatan masyarakat sipil.

Sebelumnya, Satgas Koops TNI Habema juga telah mengevakuasi puluhan pendulang emas lainnya dari wilayah Awimbon akibat meningkatnya situasi keamanan pasca aksi penyerangan kelompok bersenjata.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan dari ancaman kelompok bersenjata.(mas)