Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Sebanyak 11 Sapi Kurban Ditemukan Terjangkit Cacing Hati, Organ Dimusnahkan

image
imageFoto / PAPUA
Redaksi2 menit baca27 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com - Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura menemukan 11 ekor sapi kurban terjangkit cacing hati saat pemeriksaan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura drh. Adorsina Wompere mengatakan, hati sapi yang terinfeksi langsung dimusnahkan karena tidak layak dikonsumsi.

“Dari 381 ekor sapi dan 167 ekor kambing yang diperiksa, kami menemukan 11 hati sapi terinfeksi cacing hati di 11 masjid dan langsung dimusnahkan karena tidak baik dikonsumsi,” katanya Kamis (28/5/2026).

Menurut Adorsina, temuan tersebut didapat saat petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban di Kabupaten Jayapura.

Ia menjelaskan, data pemeriksaan tersebut belum mencakup wilayah Kaureh dan Demta karena laporan dari petugas di dua distrik itu belum diterima.

Selain cacing hati, petugas tidak menemukan penyakit lain pada hewan kurban yang diperiksa. Adorsina mengatakan, sapi yang terjangkit cacing hati umumnya dipelihara di daerah rawa. “Kalau sapi dipelihara secara intensif di sekitar rumah, biasanya hatinya bebas dari cacing,” ujarnya.

Ia mengimbau peternak rutin memberikan obat cacing kepada ternak setiap enam bulan sekali untuk mencegah infeksi serupa. Menurut dia, petugas kesehatan hewan kerap menemui penolakan saat melakukan pemeriksaan maupun pengobatan ternak di kampung dan distrik.

“Kami berharap masyarakat rutin memberikan obat cacing kepada ternaknya sehingga saat pemotongan hewan kurban nanti bebas dari cacing hati,” ucapnya.

Adorsina menambahkan, hewan kurban yang dipotong di sejumlah masjid di Kabupaten Jayapura berasal dari daerah setempat seperti Kertosari, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. (hsb)