Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Pengurus TP-PKK Distrik Mimika Barat Tengah Resmi Dilantik, Dorong Peran Aktif Hingga Kampung

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Tim TP-PKK Distrik Mimika Barat Tengah yang diketuai Ny Eva Herlina Naroba secara resmi dilantik di Kampung Uta, Distrik Mimika Barat Tengah, Rabu (29/4).

Kegiatan pelantikan ini dihadiri langsung Ketua TP PKK Kabupaten Mimika Ny. Suzy Herawati Rettob didampingi Wakil Ketua Ny. Perina Kemong, serta pengurus TP PKK Kabupaten Mimika.

Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Sem Naroba dalam sambutannya usai pelantikan mengajak pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menyatakan PKK memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pemberdayaan keluarga.

"Pengurus diharapkan segera menyusun program kerja yang terarah berdasarkan 10 program pokok PKK. Fokus kegiatan diarahkan pada isu-isu strategis seperti penanganan stunting, penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM, serta perlindungan anak," ujarnya.

Sinergi dengan PKK kampung dan instansi terkait juga dinilai penting agar program benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain itu, pemerintah distrik dalam waktu dekat berencana melakukan monitoring ke sembilan kampung. Kegiatan ini akan melibatkan pengurus TP-PKK sebagai bagian dari upaya memastikan program berjalan sesuai rencana.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzy Herawati Rettob turut menyampaikan dukungan kepada pengurus baru. Ia mengapresiasi semangat para ibu yang terlibat aktif meski tanpa imbalan, namun tetap bekerja dengan hati untuk masyarakat.

Menurutnya, PKK memiliki keunggulan karena mampu menjangkau langsung kehidupan keluarga hingga ke tingkat rumah tangga. Hal ini menjadi kekuatan dalam mendeteksi berbagai persoalan sosial di kampung, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan pernikahan usia dini.

Ia juga mendorong pembentukan Dasa Wisma serta penguatan program pendidikan anak usia dini (PAUD). Ketersediaan layanan pendidikan sejak dini dinilai penting untuk mendukung program wajib belajar serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di distrik.

Di bidang kesehatan, perhatian diarahkan pada penurunan angka stunting melalui kerja sama dengan puskesmas setempat. Sementara di sektor pemberdayaan, pengembangan tanaman kelor turut didorong sebagai alternatif pemenuhan gizi keluarga.

Menutup kegiatan, seluruh pengurus diingatkan untuk menjaga komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan dengan pemerintah distrik maupun PKK kabupaten. Dengan kolaborasi yang kuat, kehadiran PKK diharapkan mampu membawa perubahan nyata hingga ke kampung-kampung di Mimika Barat Tengah. (moa)