Timika, fajarpapua.com – Identitas dua warga sipil yang menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata yang diduga Organisasi Papua Merdeka (OPM) akhirnya terungkap.
Keduanya mengalami luka tembak dalam insiden yang terjadi di Jalan Poros Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (28/4) sekitar pukul 10.55 WIT.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Tri Purwanto, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut korban merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik bersenjata.
Dua korban diketahui bernama Alexander Angke (42) dan Naldi Mangosa (36).
Alexander mengalami luka tembak pada bagian lengan kanan, sementara Naldi mengalami luka tembak di paha kiri.
“Korban atas nama Alexander Angke mengalami luka tembak di lengan kanan, sedangkan Naldi Mangosa mengalami luka tembak di paha kiri,” ujar Kapendam dalam keterangannya.
Saat ini, kedua korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dekai.
Kondisi keduanya dilaporkan sadar dan dalam penanganan tim medis.
Kapendam menegaskan aksi penembakan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam situasi apapun, terlebih korban tidak bersenjata dan tidak terlibat konflik.
“Aksi seperti ini tidak dapat dibenarkan karena menyasar warga sipil yang tidak bersenjata,” tegasnya.
Pasca kejadian, aparat gabungan TNI-Polri langsung meningkatkan kewaspadaan di wilayah tersebut. Upaya pengejaran terhadap pelaku penembakan juga terus dilakukan guna memastikan situasi keamanan tetap terkendali.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bekerja sama dengan aparat keamanan demi menjaga situasi tetap aman,” tutup Kapendam. (ron)

