Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Bupati Mimika Salurkan Bantuan 'Titipan' Wakil Presiden RI di Posyandu Bethel Kebun Sirih, Gandeng PKK Bantu Atasi Stunting

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob menyalurkan bantuan dari Wakil Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat saat kegiatan Posyandu Bethel di kawasan Kebun Sirih, Kamis (24/4).

Bantuan tersebut diberikan kepada balita, ibu hamil, serta lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Bupati Rettob mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan titipan dari Wakil Presiden untuk masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Mimika.

“Kebetulan ada bantuan dari Pak Wakil Presiden yang dititipkan kepada kami di kabupaten untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini saya datang karena kegiatan berlangsung di Posyandu Bethel, Kebun Sirih, dan kebetulan banyak balita yang hadir. Jadi kami serahkan bantuan untuk balita, ibu hamil, lansia, dan juga janda. Ini bukan dari saya, tapi titipan dari Pak Wakil Presiden,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan dasar, diantaranya sembako, perlengkapan ibu hamil, alat menyusui, serta vitamin. Selain itu, juga terdapat bantuan berupa pakaian seperti kaos dan topi.

“Hari ini hanya simbolis. Yang lain nanti didistribusikan melalui Dinas Sosial. Untuk balita tercatat sebanyak 24 paket, masing-masing berupa satu tas. Total keseluruhan bantuan mencapai 115 paket. Ada juga bantuan berupa kaos, topi, dan celemek yang dibagikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Selain penyaluran bantuan, Bupati juga menanggapi keluhan warga terkait adanya anak dengan kondisi cerebral palsy. Ia mengaku baru mengetahui hal tersebut dan akan segera tindaklanjuti bersama Dinas Kesehatan.

“Terkait keluhan salah satu ibu tadi mengenai anak dengan cerebral palsy, kami akan segera lakukan evaluasi. Informasi yang kami terima, jumlah kasusnya cukup banyak di wilayah ini. Dinas Kesehatan akan lakukan pendataan,” bebernya.

Ia juga mengungkapkan data terbaru terkait kasus stunting di wilayah Kebun Sirih. Berdasarkan data yang diterima, terdapat 35 kasus stunting, dengan tiga anak berada di Posyandu Bethel.

“Terkait stunting, hari ini saya menerima data bahwa di wilayah Kebun Sirih terdapat 35 kasus, dan khusus di Posyandu Bethel ada tiga anak. Kami telah berkomitmen untuk memberikan asupan nutrisi, seperti yang dilakukan di Mimika Timur Jauh. Program tersebut terbukti memberikan perubahan positif. Selama ini kami bekerja sama dengan PKK, sehingga ke depan bantuan nutrisi akan disalurkan melalui PKK kepada masyarakat di sini,” pungkasnya.(fan)