Lewati ke konten utama

Proyek Jalan Anggrek Timika Kembali Bermasalah, Oknum Masyarakat Ancam Pekerja, Klaim Tanah…

RedaksiPenulis
19.55 WIT1 menit baca53 dibaca
Proyek Jalan Anggrek Sempan yang dihentikan
Proyek Jalan Anggrek Sempan yang dihentikanFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Proyek Jalan Anggrek di Kelurahan Sempan yang baru berjalan dua hari ini terpaksa dihentikan Senin (10/10) sekitar pukul 17.30 Wit.

Proyek jalan berupa penimbunan dan pengerasan itu dihentikan lantaran para pekerja diancam oknum warga.

Salah seorang warga, Frits, mengatakan alat berat buldozzer yang sempat tertanam di lumpur diperintahkan untuk stop beraktifitas oleh pelaku.

"Sekitar jam 9 pagi sudah mulai kerja, siang dia hentikan, sore lanjutkan lagi dan saat menjelang maghrib pekerja disuruh berhenti lagi dan tidak melanjutkan pekerjaannya," ujar Frits kepada fajarpapua.com, Selasa (11/10).

Dikatakan, sejumlah pekerja yang berusaha menarik alat berat dari lumpur sempat dilempari batu oleh pelaku.

Padahal proyek tersebut mulai dikerjakan Minggu (9/10). Namun baru dua hari kerja terpaksa dihentikan lantaran mendapat penolakan dari oknum masyarakat yang mengaku jalan tersebut masih merupakan tanah miliknya.

Kini, menurut Frits, alat berat tersebut telah ditarik keluar menggunakan excavator dan beralih ke Kompleks Kehutanan depan Koramil Kota. (feb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.